Minggu, 12 April 2009

Bixa orellana


Tanaman disamping ini saat berbuah tingginya mencapai 2 m sampai 3 m. Berdasarkan bentuk dan dan buahnya, tanaman ini bisa dipastikan bernama Bixa orellana.


Buahnya berwarna merah memiliki bentuk seperti buah rambutan.

Buah yang sudah masak akan mengering sendiri di pohonnya. Bisa pula dipetik setelah mencapai besar maksimum dan kemudian dikeringkan dengan bantuan sinar matahari.

Meskipun bentuk buahnya mirip buah rambutan, buah tanaman ini tidak memiliki daging buah. Bila dibelah maka akan terlihat biji-biji yang berwarna merah menempel di selaput dari bagian dalam buah.
Biji yang sudah kering akan seperti gambar disamping ini dengan ukuran relatif kecil antara 2 - 3 mm.
Biji-biji ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi karena mengandung bahan pewarna alami yang bisa dipakai sebagai bahan pewarna tekstil, khususnya yang mahal harganya seperti bahan kain sutera.

Warna biji bixa bisa bervariasi dari warna jingga hingga warna merah tergantung kepekatan warnanya. Pohon ini layak dibudidayakan dan dimanfaatkan bijinya.

Jumat, 09 Januari 2009

Alocasia

Alocasia di samping ini ditemukan di tempat sampah yang sudah tidak digunakan lagi beberapa bulan yang lalu. Saat itu, tanaman ini hanya punya satu daun, masih kecil setinggi lebih kurang 10 cm tapi ketika digali untuk dipindahkan ke pot, ada bonggol seukuran ibu jari tangan. Nampaknya tanaman ini baru saja mengalami dorman. Dilihat dari bentuk daunnya, tanaman ini lebih mendekati Alocasia amazonica 'Polly'.








Enam minggu yang lalu, tanaman ini mengeluarkan bunga setelah tanaman berdaun 4 lembar.




Seminggu kemudian, bunga ini berkembang sempurna
Tujuh hari kemudian, bunga sudah berkembang menjadi tongkol disertai dengan munculnya bunga ke dua.
Seminggu kemudian, bunga kedua mekar sempurna. Di samping itu, lahir pula tunas baru, tingginya bari 5 cm.

Seminggu berikutnya, sudah terbentuk 2 tongkol yang siap menghasilkan biji